Social Icons

Pages

Rabu, 18 Januari 2012

Nilai & Syukur


Siang-siang dah kena curhatan temen. Ngomongnya sih dia lagi ada masalah, gak tau masalah apa. tapi ternyata setelah melihat status temenku, aku sadar ternyata masalahnya 'itu toh'. langsung saja, waktu chat q tebak klo masalah dia berkenaan dengan nilai. Ternyata betul!! dia laangsung meng-iyakan apa yang sudah kutebak semula.
Mungkin ini bagi temen-temen merupakan hal yang sepele yang tidak harus dilebih-lebihkan, atau mungkin tidak harus dibesar-besarkan, toh itu semua hanya sebuah nilai. Bener..!! jika ada yang beranggapan hal tersebut sangatlah sepele, tapi untuk kalangan tertentu serta dalam keadaan tertentu, sebuah nilai merupakan penentu seseorang dalam bidang akademik. Jangan meremehkan sebuah permasalahan yang ada sangkut pautnya dengan nilai, karena nilai merupakan penentu perjalanan mahasiswa, meski itu bukan penentu keberhasilan seorang mahasiswa. Jika keberhasilan seorang mahasiswa ditentukan dari skill yang ia punya, namun beda halnya dengan perjalanan mahasiswa. Perjalanan mahasiswa ditentukan dari sudut pandang nilai bukan skill. Inilah kekeliruan yang selama ini terasa dalam dunia akademisi (menurutku).
Jadi saat dia curhat masalah itu, aku memakluminya dan menyadari kesedihan yang dia alami, karena aku juga pernah mengalami hal seperti itu sehingga tidak hanya perjalanan kuliahku berubah, nasibpun juga berubah. Entah hal ini kenapa bisa terjadi, yang pasti rasa kecewa terhadap hal itu pernah aku alami sendiri. perbincangan berlanjut, aku mencoba tuk menghiburnya dengan sebisa mungkin. Entah berhasil atau tidak, aku tetap mencoba tuk menghiburnya.
Setelah beberapa percakapan terjadi, aku baru sadar kalau permasalahan dia berbeda dengan apa yang kualami. Kekecewaan dia hanya karena kurang puas dengan nilai yang ia dapat, yang menurutnya "Jika dilhat dari jwaban2q n ak bandingkan ma jwbn2 tmnQ rasax ak masih layak dpt nilai lebih dr itu.." begitulah. Sangat beda dan jauh berbeda dengan apa yang kualami. Aku jadi berpikir, jika dia ada diposisiku pada saat aku mengalami kejadian tersebut, dia gak bakal kecewa saja, mungkin dia bakal stres.
Aku mencoba menghibur lagi dengan candaan "Patut disyukuri dari pada dapet C ato D? :) " lalu kutambahkan sedikit nasehat yang sebenarnya tidak ada maksud tuk menasehati dia, karena dia lebih baek dari pada aku dan lebih tau dari pada q juga "Yah apapun itu,,meski tidak sesuai dengan keinginan tetep harus disyukuri..." lanjutku.
Entah aku sudah dapat menghiburnya atau tidak, yang jelas aku sudah berusaha. dan perbincangan pun beralih pada hal lainnya..
Sebuah pelajaran penting yang dapat di ambil adalah 'dalam keadaan seperti apapun, baek itu buruk maupun baek, tetep harus disyukuri' kata-kata ini aku dapat ketika dulu di pondok saat pelajaran akhlak berlangsung dalam kelas, seingatku pengajarnya adalah Ust. Mujammi' Musyfi, entah ini hadits perawinya siapa dan dari mana q juga gak tau karena dulu waktu di kelas aku disibukkan dengan tidur-tiduran dan semacamnya, jadi gak terlalu konsen coy hehe...
Dalam pembahasan hadits tersebut, penjelasan masalah syukur berlanjut. Ust Mujammi' menjelaskan "Dalam kondisi apapun, meski kita sakit, tetap harus bersyukur karena kita hanya sakit dan tidak sampai pada dicabutnya nyawa. jika semisal patah tulang kaki, patut disyukuri, karena untung saja yang patah hanya kaki. gimana klo semisal leher??kan semakin berabe..." nah begitulah penjelasan itu berlanjut meski redaksinya sudah berubah.
Selain itu juga, q jadi teringat tentang perkataan seorang temen yang mengatakan "Allah tidak akan memberiakan apa yang kita inginkan, melainkan apa yang kita butuhkan". dari sini kita paham dan mestinya harus sadar bahwa keinginan kita belum tentu menjadikan sebuah mashlahat bagi kita, oleh karena itu Allah memberikan apa yang paling kita butuhkan terlebih dahulu.
Nilai B masih lebih baek dari pada C, D atau E. Tapi tetap harus disyukuri meski alasannya karena dosennya eror, jika memang itu ada hubungannya dengan dosen, saranku ya baik-baiklah mendekati beliau, kemudian lobilah..InsyaAllah hal tu kan membantu mendongkrak nilai yang sudah keluar dan tidak memuaskan anda. :)


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar